Tidur adalah momen terpenting karena tubuh kita recharge setelah seharian beraktivitas. Aku mengusahakan tidur cukup 7-8 jam tiap hari supaya bisa beraktivitas dengan enerjik keesokan harinya.

Supaya bisa tidur nyenyak, kamar tidur harus rapi & bersih. Langkah pertama adalah detox kamar dari barang-barang yang berantakan. Karena ukuran kamar tidur aku tidak terlalu besar (hanya 3x3m), aku harus memaksimalkan area untuk penyimpanan barang yang efisien, misalnya laci di bawah tempat tidur. Pisahkan barang berdasarkan kategori & simpan dalam kotak SKUBB serbaguna.

Karena lemari  tidak akan muat bila semua pakaian digantung, pilah & simpan berdasarkan kategorinya di keranjang jaring ALGOT. Pakaian akan selalu rapi karena tidak menarik semua baju keluar dari tumpukan saat memilih baju.

Ciptakan kamar tidur yang terkesan luas dengan palet warna netral. Aku memilih warna dominan putih karena putih memberikan efek menenangkan & mengurangi perasaan cemas.

Untuk sprei, aku menggunakan sprei DVALA karena warna pink soft cantik, berbahan katun 100% yang nyaman & gak panas. Sprei-nya juga berkaret di tepian sehingga sprei tetep rapi tanpa kerutan. Masangnya pun tidak susah berkat karetnya

Untuk kesan segar, aku menambahkan tanaman plastik Monstera yang praktis karena tidak perlu disiram.

Karena aku tipe orang yang tidur menyamping, wajib pakai bantal memory foam RÖLLEKA yang lekukan-nya pas dengan leher, punggung & bahu dengan ketinggian yang berbeda di depan & belakang.

Karena suka selimutan tapi kadang kepanasan di malam hari, aku ganti dengan selimut qilt sejuk RÖDTOPPA yang bahannya ringan & sejuk dari katun & serat kayu Lyocell dan pas dengan cuaca Jakarta yang kadang panas kadang dingin.

Terakhir, supaya lebih cepat mengantuk, aku mematikan lampu kamar yang terang & menyalakan lilin aromaterapi Sinnlig sebagai penerangan sekaligus relaksasi. Favoritku wangi sweet vanila yang bikin pikiran lebih tenang & cepet ngantuk. Besok pagi bangun dengan semangat untuk menyambut hari yang baru ^^