Derawan selalu menjadi pulau impian yang ingin saya kunjungi.

Berlokasi di Kalimantan Timur yang berbatasan dengan Malaysia, Kepulauan Derawan terkenal dengan kekayaan sumber daya laut dan keindahan ekosistem lautnya.

Kami bertolak dari Jakarta pukul 6 pagi dan delay hingga pukul 9. HIKSSS. Ngantuk bets!

Kemudian sekitar jam 12an, kami transit sejenak di Bandara Balikpapan untuk makan siang sebelum melanjutkan perjalanan ke Bandara Kalimarau.

Bandara Balikpapan termasuk bandara terbagus yang pernah saya kunjungi di Indonesia loh. Komplit dengan bioskop (!!!), tempat refleksi, berbagai tenant restoran yang didesign dengan kece, tempat tunggu yang didesign apik dan didominasi kaca kaca besar mirip mini Changi.

 

Tiba di Berau, hari sudah petang dan ki harus menempuh jalan darat 4-5jam menuju pelabuhan untuk menyeberang ke Kepulauan Derawan. Kami akhirnya tiba di pelabuhan pukul 8 malam dan lumayan tersiksa karena perjalanan menyeberang dengan mini boat tidak mulus – kami berkali kali tersangkut karang karena air telah surut.

Beruntung kami tiba di Derawan dengan selamat walau hari telah larut. Kami makan sebentar dan kemudian istirahat.

Keesokannya, kami berkunjung ke pulau tetangga Maratua namun sayangnya hujan lebat menyambut kami. Kami hanya bisa menunggu di dalam resort sambil menyesap kopi panas dan popmie.

Setelah hujan reda, kami melanjutkan perjalanan ke Haji Mangku. Masih gerimis namun kami sudah ga tahan untuk tidak maen aer!

Kemudian kami melihat tukik (bayi penyu yang baru menetas).

Hari kedua, pagi subuh kami pergi ke tengah lautan antah berantah untuk berjumpa Whale Shark. Dan beruntungnya kami bertemu si Whale Shark!

Look at this majestic creature ❤️

Stingless Jellyfish

DCIM100GOPROGOPR2041.
DCIM100GOPROGOPR2040.
DCIM100GOPROGOPR2030.
DCIM100GOPROGOPR2029.
DCIM100GOPROGOPR2044.
DCIM100GOPROGOPR2045.
DCIM100GOPROGOPR2046.
DCIM100GOPROGOPR2026.
DCIM100GOPROGOPR2047.
DCIM100GOPROGOPR2027.

Pulau Gusung

hanya muncul saat air pasang

Labuan Cermin